Pengungsi Kampung Vietnam Menangis Saat Tiba dan Menangis Hingga Bunuh Diri Saat Dipulangkan

sonosini.com — Pulau Galang Bagi Para Eks Pengungsi Vietnam adalah pulau yang tidak bisa mereka lupakan. Setelah Menjadi Manusia perahu berbulan-bulan mereka tiba dan kemudian tinggal selama 16 tahun di pulau galang, adalah Wajar Bagi Para Pengungsi Kampung Vietnam Menangis Saat Tiba Dan Menangis Hingga Bunuh Diri Saat Di Pulangkan. Menangis sedih dan menangis bahagia mungkin demikian arti tangisan mereka, 16 Tahun bukanlah  waktu yang singkat untuk mengungsi.

Sekita 250 ribu jiwa pengungsi vietnam pernah tinggal di Pulau ini. Mereka mulai Menempati kampung Vietnam sejak tahun 1979.

Pulau Galang bukanlah pulau yg di tuju oleh para pengungsi. Mereka pergi dari Vietnam tanpa tujuan yang jelas, yang mereka pikirkan hanya bagaimana bisa lari dari negara mereka yg  di landa perang saudara yang berkepanjangan.

Pada Awalnya para pengungsi ini tiba di pulau laut (Natuna) mereka berjumlah 75 orang. Penduduk di pulau laut menerima dan menampung mereka. Kemudian gelombang pengungsi ini terus bertambah. Mereka tiba dan terpencar di berbagai pulau di kepulauan riau. Hal ini menimbulkan masalah untuk mendata keberadaan mereka, sehingga di cari lah solusi untuk menempatkan para pengungsi ini di dalam satu kawasan.

Adalah Laksamana Pertama Kunto Wibisono selaku panglima daerah laut (Pangdaeral) dan ketua Panitia Penanggulangan pengungsi Vietnam (P3V) Yang mendapat tugas mencari dan kemudian memutuskan menggunakan pulau galang sebagai tempat para pengungsi

Dipilihnya Pulau Galang mendapat dukungan dari PBB Melalui UNHCR. Para Pengungsi kemudian di pindahkan dan di arahkan ke pulau galang.

Berbagai sarana dan prasarana di bangun di lokasi ini. Mulai dari Pelabuhan,rumah sakit,sekolah, saluran pipa air,rumah Ibadah,barak pengungsi,juga fasilitas-fasilitas umum lainnya, bahkan penjara pun di bangun di tempat ini.

Untuk menunjang sarana dan prasarana yang di bangun disediakan Tenaga dokter, pengajar, biksu, pendeta, juga tenaga-tenaga trampil lainnya baik dari indonesia maupun utusan dari UNHCR

Dokumentasi dari para warga vietnam yg menghuni kampung ini dapat di lihat di museum P3V office. Ada KTP Khusus bagi para pengungsi Vietnam ini. Demikian pula dokumentasi utusan dari UNHCR maupun pemerintah Indonesia juga guru-guru yang pernah mengajar di sini.

Kita Juga Dapat melihat photo dokumentasi perahu/kapal yg di gunakan para pengungsi saat mengarungi laut china selatan dipindahkan. Kemudian di pajang sebagai saksi sejarah manusia perahu. Sayangnya perahu/kapal pada bagian tertentu sudah ada yg mengalami kerusakan dan terlihat tidak terurus.

 

Beberapa Pejabat Negara pernah berkunjung ke pulau ini. Dapat di lihat dari berbagai photo yang di pajang di museum P3V Office yang adalah musium temporary (sementara), Tidak di peroleh informasi sampai kapan temporary (sementara) ini. Mungkin pengelola dan pemerintah daerah setempat sedang menyipkankan bangunan pengganti untuk musium ini.

Photo Jendral M. Jusup, Jendral L.B Murdani yang pernah berkunjung ke tempat ini untuk melihat dan berinteraksi dengan para pengungsi vietnam dapat di lihat di musium. Bahkan Presiden Soeharto pun pernah meninjau lokasi pembangunan kampung vietnam ini.

Beberapa bangunan peninggalan para pengungsi ini masih berdiri sampai saat ini. Sayang-nya tidak terawat dengan dengan baik. Padahal tempat ini bisa menjadi magnet pariwisata khususnya bagi warga negara vietnam. Mungkin Karena tidak terawat banyak orang  menghubungkannya dengan hal-hal mistis dan angker. Mungkin Suatu hari Tangan dingin pemerintah Daerah akan membenahi kawasan wisata ini. Teramat sayang apabila dibiarkan semakin lama akan semakin rusak.

Berikut Beberapa photo lainnya yang juga dapat di lihat di mesum apabila anda berkunjung ke ke sini,

Setelah Vietnam Selatan Aman dan terlepas dari perang saudara yang berkepanjangan di tahun 1996, Pemerintah Vietnam Selatan memanggil pulang warga negaranya. Ternyata Ajakan Pulang dari pemerintah tidak di sambut baik oleh para penghuni kampung vietnam ini, Mereka Sedih, Menangis bahkan menenggelamkan Kapal yg mereka miliki, dan yang lebih parahnya lagi beberapa orang bunuh diri karena tidak mau di pulangkan ke negara mereka. 

Demikian Sekilas Artikel tentang Kisah Pengungsi Kampung Vietnam Menangis Saat Tiba Dan Menangis Hingga Bunuh Diri Saat Di Pulangkan. Kiranya Menambah pengetahuan Anda

==============================================================================

INGIN MENGETAHUI DAN MENGGELUTI BISNIS ONLINE ?? SILAHKAN KLIK DI SINI , DENGAN MENJADI FREEMEMBER ANDA AKAN MENDAPATKAN VIDEO-VIDEO TUTORIAL GRATIS TENTANG INTERNET MARKETING AWAL MULA BISNIS ONLINE YANG AKAN DI KIRIMKAN KE ALAMAT EMAIL ANDA

1 comment on “Pengungsi Kampung Vietnam Menangis Saat Tiba dan Menangis Hingga Bunuh Diri Saat Dipulangkan

  1. Pingback: Rumah Makan Selera Masa Kini Lanskap Lautan Ujung Kelong Pulau Galang Baru Batam | sonosini.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *